Rabu, 18 Februari 2015

Meneguk Inspirasi dari Para Pemimpi(n) - Part II

IMG_1753

Pada hari Sabtu, 14 Februari 2015, di aula gedung Sepakat Training Center, ada sekitar 43 orang peserta Roadshow Dream Maker yang hadir memenuhi ruangan. Mereka datang dari 10 sekolah yang diundang oleh Jaroe Aceh Youth Community (JAYC) untuk mengikuti training sehari (one day training) yang diadakan oleh The Leader. Mereka berasal dari SMAN 1 Lhokseumawe, SMA Sukma Bangsa, MAS Ulumuddin, SMA Muara Batu dan lain-lain.

Ada banyak hal menarik dari anak-anak muda ini. Bahkan hal itu membuat kita harus lebih banyak merenung dan berkaca diri. Betapa tidak? Mereka memang luarbiasa dan anak-anak muda pilihan yang unggul di bidangnya masing-masing. Saat sesi river of life  (sesi menggambar dan bercerita tentang perjalanan hidup) banyak dari mereka menceritakannya dengan antusias. Bahkan tak disangka-sangka ada beberapa dari mereka yang berlinang airmata. Sesi yang dipandu oleh Bang Roma dari The Leader tersebut berlangsung seru, karena peserta dibagi dalam beberapa tim dimana satu tim dipandu oleh seorang mentor yang berasal dari panitia.

Menariknya, pada sesi itu kita akan mendengar berbagai mimpi-mimpi besar dari peserta. Bukan tidak beralasan mimpi itu dirancang sedemikian besarnya, tentu itu karena potensi-potensi yang tak kalah hebatnya yang mereka miliki. Selama sesi berlangsung, kami dari panitia, mencoba menyimak cerita mereka. Mengagumkan! Ada salah seorang dari mereka yang pintar berbahasa Prancis dan juga Korea. Ada pula yang sudah menerbitkan karya sastra berupa kumpulan cerpen. Menariknya lagi ada yang sudah pernah naik haji dan keliling 11 propinsi di Indonesia. Yang tak kalah membanggakan, para peserta juga merupakan anak-anak berprestasi di sekolahnya, mereka sering jadi juara umum dan sering ikut olimpiade dan berbagi even kompetisi-kompetisi bergengsi lainnya.

Mengetahui itu semua, membuat kami dari panitia menjadi sangat bangga. Kami sangat salut dengan potensi, prestasi dan pencapaian mereka dan mimpi-mimpi mereka ke depan. Meskipun dalam hati kecil, kami merasa malu terhadap diri sendiri. Di Usia semuda itu, mereka sudah sangat dewasa. Terlepas dari rasa itu, sekali lagi kami merasa bangga dan bahagia bisa mneghadirkan mereka. Dari situlah, kami meneguk banyak pelajaran, banyak inspirasi berharga. Terimakasih  anak muda !

IMG_9541    IMG_1723  IMG_1830IMG_1833