Senin, 16 Maret 2015

JAYC JUMPA MENTRI!

nanda dan anis baswedan

Senin 9 Maret 2015 adalah hari yang tak akan terlupakan bagi anggota Jaroe Aceh Youth Community (JAYC). Betapa tidak, pada hari tersebut JAYC berkesempatan berjumpa langsung dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia periode 2014-2019, Bapak Anies Baswedan di pendopo Bupati Aceh Utara.

JAYC diundang secara khusus oleh para Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar Angkatan 9 penempatan wilayah Aceh Utara yaitu kak Ananta Rangga Permana, Dian Ayu, Kak Melisa, Bang Wengky, dan Bang Agung. Bersama beberapa anggota penggiat komunitas pemuda peduli pendidikan lainnya yang ada di kota Lhokseumawe dan Aceh Utara seperti Gerakan Pengajar Perubahan (GPP), Aceh Menyala, Tanda Seru Consulting, JAYC  mencoba berbaur dan saling berbagi.

Dalam sambutannnya pak Anies Bswedan menyampaikan rasa salut dan bangganya kepada seluruh para penggiat komunitas–komunitas anaka muda yang masih mau mempedulikan pendidikan di Indonesia, khususnya di Aceh Utara.Pak Anies Baswedan juga mengucapkan rasa terimakasih kepada pemerintah Aceh Utara yang sudah mau menerima Program Indonesia Mengajar dan Pengajar Muda dengan tangan terbuka di daerah tersebut.

Pak Anies juga berpesan agar mutu pendidikan di Aceh Utara terus ditingkatkan dengan berbagai gebrakan-gebrakan baru, gerakan-gerakan kepemudaan. Ia mengatakan bahwa yang dibutuhkan dunia pendidikan bukan keluhan, tetapi perbuatan yang mampu mengatasi persoalan. Selain member kesempatan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada beliau, Pak Mentri juga menyempatkan diri berfoto bersama dengan para JAYCiers yang hadir (JAYCiers Aulia,Nanda, Ferdian, dan Fahmi).

Momen mengharukan itu tak akan pernah dilupakan oleh para anggota JAY-C. Tentu momen ini menjadi api pembakar semangat bagi JAYC agar terus mau berbagi bagi semua dan terus menginpirasi anak muda. Because “bye the hand let’s spread hope” dengan tagline ini mari terus berbagi inspirasi, harapan, karena berbagi tak akan pernah membuat kita rugi.

Rabu, 11 Maret 2015

Surat Untuk Anies Baswedan

997032_1063305807029211_6218151405859152153_n

Oleh: Nanda Feriana  (Founder Jaroe Aceh Youth Community)

Dear bapak Anies Baswedan, Menteri Pendidikan Republik Indonesia yang baik hatinya dan pemimpin luarbiasa, idola para pemuda. Terimakasih banyak atas kesempatan bertemu dengan bapak hari ini. Ketika sebelumnya hanya bisa melihat wajah meneduhkan dan bijaksana itu di televisi,dalam wawancara-wawancara, dalam dialog-dialog, atau dalam acara Mata Najwa. Maka hari ini saya dan kami semua hanya berjarak sekitar dua meter dari tempat duduk bapak. Pemandangan yang sangat langka. Tatapan bijaksana dan pembawaan yang berwibawa itu sangat mengagumkan. Really awesome day!

Pak Anies Baswedan Ph.D.,terimakasih karena telah hadir ke tengah-tengah kami disini, di Lhokseumawe, Aceh Utara. Sebuah daerah petrodollar berjuluk tanah Pasai yang konon katanya kaya hasil alamnya dan makmur rakyatnya. Terimakasih karena telah menyapa kami dengan bagaimanapun kondisi kami. Terlebih terimakasih karena telah mengirimkan para anak muda luarbiasa kesini, Para Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar . Anak-anak muda pilihan Indonesia yang sangat berjasa , tak banyak bicara, bahkan jarang terekpos media massa.

Senang sekali bisa melihat bapak lebih dekat, sosok yag telah banyak melahirkan semangat, harapan untuk negeri ini. Salah seorang dari 20 Tokoh Pembawa Perubahan Dunia, 500 Muslim Berpengaruh di Dunia, penerima Young Global Leaders Award dan PASIAD Education Award. Pak Anis, pemimpin-pemimpin Aceh saat ini harus belajar banyak dari bapak. Ajarkan mereka untuk lebih baik.

Dan…Tahukah bapak? Kami sangat bangga sekaligus bahagia. Ketika nama komunitas kami,Jaroe Aceh Youth Community, dan komunitas peduli pendidikan lainnya seperti Aceh Menyala, Gerakan Pengajar Perubahan (GPP), Tandaseru Consulting, disebutkan dihadapan seluruh hadirin. Dihadapan para tamu undangan, para guru, para kepala UPTD, kepala Dinas, dan lainnya. Itu sangat mengharukan. Kami percaya bahwa bapak tak akan pernah membiarkan anak muda tak didengarkan dan diperhatikan.

Pak Anis, Yang paling membahagiakan lagi bukan soal bisa ketemu saja, tapi adalah ketika Bapak masih mau membaca sebuah tulisan sederhana yang kami sodorkan dan kemudian mau berfoto dengan tulisan itu . Sebuah tulisan berbunyi “Bye the hand, Let’s spread hope”. Teurimong Geunaseh Pak Mentri! . JAYC yang belum lama lahir, merasa telah mendapat restu yang sangat berharga. Foto tersebut bagai api pembakar semangat. Semoga banyak orang yang terisnpirasi untuk selalu berbagi dan menyebarkan kebaikan dan harapan seperti yang telah bapak lakukan.

Akhirnya, Terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada para Pengajar Muda Indonesia.

Mengajar Angkatan 9, bang Ananta Rangga Permana Stokhorst, yang telah menghubungi saya, mengundang kami untuk bertemu langsung pak Anis Baswedan. Thanks bagi PM lainnya kak Dian Ayu, kak Melisa, Bang Wengky, dan juga Bang Agung. Terimakasih telah datang kemari dan mengubah Aceh kami menjadi lebih baik. Mari terus bersinergi untuk perubahan negeri. (Lhokseumawe, 9 Maret 2015)

Sabtu, 07 Maret 2015

Yuk Ikut PPAN 2015!

images

Di tahun 2015 ada banyak Program menarik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia salah satunya PPAN, biasanya para calon delegasi PPAN dari berbagai macam daerah sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi di Provinsinya masinng-masing.

Setiap provinsi tentu akan berupaya untuk mengirim delegasi terbaiknya pada setiap pagelaran PPAN, untuk itu bagi para calon peserta PPAN tentunya diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan sebaiknya agar nanti dapat menunjukkan kemampuan yang maksimal saat seleksi.
Berikut sedikit informasi tentang apa itu PPAN dan tips agar dapat terpilih sebagai delegasi dari daerah masing-masing.

???????????????????????????????


Apa itu PPAN?

Program Pertukaran Pemuda Antanegara atau biasa disingkat PPAN adalah program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Program tahunan ini adalah kesepakatan antara Indonesia dan negara “tujuan” untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan negara bersangkutan.  Adapun bentuk kegiatan PPAN ini biasanya menyangkut pemahaman sosial dan budaya.

Apa saja Program Pertukaran Pemuda?

Setiap tahunnya akan diadakan seleksi disetiap masing-masing provinsi di Indonesia untuk memilih seorang kandidat terbaik yang akan dikirim kenegara-negara yang melakukan kesepakatan PPAN dengan Indonesia diantara adalah.


  • Malaysia (IMYEP)
    Program ini biasa disingkat IMYEP, Usia maksimal untuk mengikuti Indonesia Malaysia Youth Exchange Program adalah 23-27 tahun. Kegiatan IMYEP ini ini biasanya adalah kunjungan antara pemuda-pemuda delegasi dari Indonesia ke Malaysia diikuti juga dengan kunjungan pemuda-pemuda dari Malaysia yang berkunjung ke Indonesia. Biasanya pihak Kemenpora sudah memilih provinsi mana yang akan dituju setiap tahunnya. Sebagai contohnya pada tahun 2013 lalu, yang menjadi tuan rumah penyelenggara IMYEP adalah Jawa Timur kemudian pada tahun 2014 adalah Bali. Kunjungan ke Malaysia juga biasanya berupa Homestay, pada tahun 2013 misalnya diselenggarakan di Johor sedangkan di tahun 2014 di Negeri Sembilan.

  • Canada (ICYEP)
    Indonesia Canada youth exchange Program atau biasa disingkat ICYEP adalah kegiatan pertukaran pemuda antara Indonesia dan Canada. Program ini biasanya adalah kegiatan Voluntary antara pemuda kedua negara dari daerah yang diwakili untuk mengenal aktivitas sosial dan budaya masyarakat kedua negara. Program ini juga menyelenggarakan homestay untuk para delegasi di Canada dan juga di Indonesia. Untuk mengikuti program ini delegasi harus berusia antara 20-24 tahun.

  • Korea (IKYEP)
    Indonesia Korea Youth Exchange Program atau biasa disingkat IKYEP adalah kegiatan Pertukaran Pemuda antara Indonesia dan Korea. Delegasi kedua negara akan melaksanakan kegiatan pentas budaya ataupun berkunjung ketempat-tempat yang menarik di Indonesia dan Korea untuk lebih saling memahami karakter kebudayaan kedua negara. Adapun usia peserta kegiatan ini antara 18-24 tahun.

  • Australia (AIYEP)
    Austarlia Indonesa Youth Exchange Program atau biasa disingkat AIYEP adalah program pertukaran pemuda antara Indonesia dan Australia. Adapun kegiatannya lebih kurang sama dengan kegiatan-kegiatan pertukaran Pemuda yang disebutkan diatas terutama ICYEP. Usia peserta biasanya ditentukan antara 21-25 tahun.

  • Jepang (SSEAYP)
    SSEAYP adalah singkatan dari Ship for South East Asia Youth Program. Kegiatan ini sangat menarik karena pesertanya berasal dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN. Kegiatan SSEAYP adalah pelayaran menuju negara-negara Asia tenggara untuk kemudian berlabuh di Jepang. Kegiatan program ini lebih banyak diadakan di kapal, disini para peserta akan dapat banyak pengetahuan tentang kelautan, ekonomi, sosial dan budaya. Adapun usia peserta SSEAYP ditentukan antara 20-30 tahun.

  • China (CHIYEP)
    CHIYEP adalah singkatan dari China Indonesia Youth Exchange Program. Kegiatan program ini juga hampir mirip dengan kegiatan IKYEP tapi tentunya setiap program tetap memiliki keunikan masing-masing. Usia peserta yang mengikuti program ini antara 18-24 tahun.



Apa itu Homestay?

Yang dimaksud homestay ialah setiap delegasi akan diberikan orang tua angkat di tempat diadakannya program. Dengan ini maka diharapkan delegasi bersangkutan dapat merasakan bagaimana kehidupan sehari-hari keluarga dan masyarakat didaerah yang menyelenggarakan kegiatan. Biasanya kegiatan homestay inilah yang paling dirindukan oleh setiap delegasi setelah pulang kedaerahnya masing-masing.

Tips agar lolos mengikuti seleksi PPAN

Perlu diketahui Program Pertukaran Pemuda Antar negara ini selain juga menyelenggarakan kegiatan kunjungan dan homestay juga banyak melakukan diskusi-diskusi terkait isu terkini dan juga ekonomi. Untuk itu para peserta tentunya harus memiliki pengetahuan yang luas. Berikut poin-poin penting yang harus dimiliki peserta untuk memenangkan persaingan di seleksi pertukaran pemuda.


  • Tingkatkan pemahaman Budaya
    Setiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan yang unik antara satu dengan yang lainnya. Setidaknya sebagai calon delegasi dari provinsi bersangkutan tentunya harus sudah mengetahui hal-hal seni dan budaya seperti bahasa, tarian dan lagu dari daerah masing-masing. Karena delegasi yang dikirim adalah seseorang yang mewaliki ribuan pemuda ddari tempat terpilih untuk itu pemuda yang bersangkutan haruslah paham akan aspek kebudayaan yang dimiliki daerahnya.

  • Pahami keunggulan Daerah
    Tidak ada salahnya mulai menghafal nama Kabupaten yang ada di Provinsi masing-masing lebih baik lagi kalau bisa menghafal nama Bupatinya. Setiap daerah di provinsi masing-masing tentu memiliki keunggulan ekonomi masing-masing, mulailah memahami keunggulan itu.

  • Tingkatkan skill Bahasa Inggris
    Pertukaran Pemuda antara negara tentunya kegiatan antara Pemuda yang berbeda-beda negara, bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional sangat diperlukan sebagai penghubung. Setiap Provinsi biasanya akan mengirimkan delegasi yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris yang baik untuk itu mulailah mempersiapkan diri dengan membiasakan diri berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

  • Aware terhadap isu terkini
    Setiap provinsi hanya mengirimkan satu delegasinya, tentunya provinsi bersangkutan akan mengirimkan seseorang yang memiliki pengetahuan yang mumpuni. Untuk itu mulai dari sekarang harus lebih aware terhadap isu-isu terkini karena hal tersebut selalu dibahas saat forum diskusi.



Kapan seleksi PPAN diadakan?

Seleksi PPAN diadakan di setiap provinsi, namun tanggal pelaksanaannya disesuaikan dengan keputusan Dispora Provinsi masing-masing. Pada umumnya setiap daerah akan menyelenggarakan seleksi pada bulan Maret ataupun April. Sebagai contoh untuk Kepulauan Riau tahun lalu diadakan pada 4 April, pada tahun 2015 ini bisa lebih cepat atau lambat tergantung kebijakan nantinya. Untuk itu calon peserta seleksi PPAN harus lebih sigap mendengar informasi terkait terutama pada bulan Februari tentunya harus mulai bertanya-tanya pada pihak DIspora ataupun alumni PPAN tahun-tahun sebelumnya.

Foto-foto para JAY-Ciers ketika mengikuti ROADSHOW PPAN-PCMI Aceh, di Lhokseumawe, 3 Maret 2015.

???????????????????????????????       ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Sumber Tulisan: http://infotanjungpinang.com/2015/01/21/informasi-seputar-pertukaran-pemuda-antar-negara-ppan/