Jumat, 23 Januari 2015

Ketika JAYC Lahir Untuk Kita

Kunjungan pertama JAYC
Kunjungan pertama JAYC, Nisam, Aceh Utara. (2015)
Jaroe Aceh Youth Community (JAYC)

Ya, dalam sebuah perenungan saya mencoba melahirkan nama ini. Nama yang saya bayangkan tidak akan begitu menarik dan membuat anak muda menjadi tertarik. Awalnya ketakutan itu muncul, ketakutan untuk mendirikan sebuah komunitas anak muda, di tengah- tengah kondisi ketidakpedulian sebagian dr mereka. Saya takut, terutama jika harus "melahirkan" sendirian, mengasuh dan membesarkan komunitas ini sendirian. Tapi, betapapun besarnya ketakutan itu, nama ini tetap saya mantapkan dalam benak. Kemudian dengan tekad,saya lahirkan nama ini secara utuh bagaikan sebuah bayi yang lahir ke dunia. Ya, JAYC akhirnya benar-benar lahir.

Yang saya tak pernah sangka, ternyata Tuhan tidak membiarkan saya melahirkan komunitas ini sendirian. Ada segelintir anak-anak muda luarbiasa lainnya yang ikut "membidani" proses persalinan komunitas ini. Bahkan, hari Senin, 19 Januari 2015, mereka membuat JAYC seperti memiliki banyak orang tua. Ya, bagi saya, mereka adalah para malaikat untuk JAYC. Mereka adalah Irwan Sah Dkv, Syifa Zakaria, Annisa Zulkarnain, Ade Irma Azza, Fatimah Azzahra, Teuku Ferdian SyahPutra, Akim Ritonga, Intan Hayyu D'Deira, Fahmi Crewboy, Ahmad Naufal MukhtarMalinda Nurulhuda, Aulia, dan Sera.

Terimakasih buat kalian semua. Big thanks to Irwan, yg sudah berlelah-lelah ikut memikirkn konsep, mendesign, memberi "baju" bagi komunitas ini dengan logo yg cantik. Buat kak Syifa, Akim, Ferdian, Nisa yg pagi2 minggu mau ikut rapat di tengah kesibukan yg bnyak. Juga buat Irma, yg sudah berjauh-jauh khusus dtang dari Panton Labu dengan sepeda motornya hanya untuk bs hadir. Jarak Panton Labu dan Nisam Antara itu sngat jauh. Tapi Irma datang.

Juga teman2 lainnya, yang saya tak sangka-sangka, yang langsung begitu mencintai dan merasa memiliki komunitas ini. Saya tidak bs memberi kalian apapun, selain pengalaman. Kalian menunjukkan kpda saya, betapa anak muda tak boleh diam saja. Di luar sana, orang yg mau peduli seperti kalian masih sangat langka. Kalian Volunteer yang hebat.

Kegiatan perdana JAYC, yakni kunjungan ke SD terpencil di Aceh Utara (SDN 9 Nisam Antara) berjalaan sgt lancar. Yg mmbuat saya sgt bangga, tak ada satupun dr kalian yg mengeluhkan soal jauhnya perjalanan, jalanan yg mendaki, becek dan berbatu, sinyal yg tak ada. Terimakasih banyak telah mendedikasikan diri seutuhnya menjadi bagian dr keluarga JAY-C. Terimakasih untuk Jaroe (Tangan) hebat kalian. Semoga untuk ke depan, kita mampu lebih banyak berbuat dan terus menjadi "orang tua" yang baik bagi komunitas ini. Amin.

Salam Jaroe, Salam Anak Muda, Salam JAY-C.

Nanda Feriana
Duta Indonesian Youth Conference 2014 dari Aceh dan Founder JAY-C.